Problem PSS Sleman di Liga 1: Sulit Menang di Kandang

Problem PSS Sleman di Liga 1: Sulit Menang di Kandang – PSS Sleman menunjukkan hasil lebih sip di dalam laga-laga tandang di dalam sambungan Liga 1 2019 ketimbang di tempat tinggal sendiri. Kok bisa?

PSS menunjukkan hasil yang cukup sebagai tim promosi Liga 1 2019. Taruhan Bola Tim berjuluk Elang Jawa itu isikan peringkat ketujuh dari delapan kali menang dan seri dari 20 laga yang dilakoni hingga selagi ini.

Problem PSS Sleman di Liga 1: Sulit Menang di Kandang

Menilik hasil-hasil yang dicatatkan, PSS justru lebih kerap menang di laga tandang, yaitu sebanyak lima kali. Adapun di kandang, di Stadion Maguwoharjo, PSS malah baru menang tiga kali.

Kemenangan PSS di laga tandang itu berlanjut terhadap pertandingan paling akhir, mengalahkan Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, terhadap Jumat (4/10/2019). PSS meraup poin penuh setelah menekuk lawan dengan hasil 2-0.

Pelatih PSS, Seto Nurdiantoro, belum tahu penyebab hasil tidak cukup sip di laga home. Dia dapat langsung menganalisisnya agar tak terulang.

“Ini yang selalu jadi persoalan bagi kami. Pada laga home kita tidak tampil maksimal, di luar bisa,” kata Seto disaat berbincang dengan detikSport, di Stadion PTIK, Jakarta, Jumat (4/10/2019).

“Mungkin ada tekanan suporter di home tetapi harapannya kita perbaiki pelan-pelan, kita analisa kenapa di laga home selalu tidak maksimal, nah ini yang mesti kita perbaiki,” ujar dia.

Nah, mumpung kompetisi Liga 1 2019 dapat libur sepanjang dua pekan. Seto dapat memanfaatkan hari jeda mobilisasi latihan untuk memperbaiki kekurangan.

Liga 1 libur dikarenakan FIFA match day. PSS dapat mengawali laga terhadap 18 Oktober dengan merintis dua laga home sekaligus, yaitu menjamu Kalteng Putra dan Persija Jakarta terhadap 24 Oktober di Stadion Maguwaharjo.

“Harapan saya dengan adanya jeda selagi lama ini kita coba memanfaatkan itu dan semoga di hasil selanjutnya kita di home sanggup lebih maksimal harapannya seperti itu,” Seto mengharapkan.